Pembangunan infrastruktur jalan tol merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Proyek pembangunan Tol IKN Seksi 3A-2 menghadapi tantangan dalam pemancangan tiang pancang, terutama terkait dengan kondisi tanah keras yang mempengaruhi produktivitas. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan produktivitas pemancangan tiang pancang melalui penerapan metode Pre-Boring dan evaluasi sistem kerja. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini meliputi survey lapangan, wawancara dengan pekerja, dan diskusi dengan staf. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan metode Pre-Boring, bersama dengan perubahan sistem upah menjadi borongan dan evaluasi pengawasan lapangan, berhasil meningkatkan produktivitas pemancangan tiang dari 4 tiang per hari menjadi 7 tiang per hari (peningkatan 75%), dan mengurangi waktu pemancangan per tiang dari 120 menit menjadi 68 menit (penurunan 43,3%). Kesimpulannya, implementasi metode Pre-Boring dan perbaikan sistem manajerial terbukti efektif dalam mengatasi masalah yang ada dan meningkatkan kinerja proyek. Pendekatan teknis dan manajerial yang terintegrasi dapat menjadi solusi untuk mengoptimalkan pembangunan infrastruktur strategis di Indonesia.
Copyrights © 2026