Jurnal Arsitektur GRID
Volume 3, Nomor 1 (2021): Juni

Cilandak Barat Park and Ride Dengan Pendekatan Biophilic Architecture

Gusti Mergauni (Unknown)
Endy Marlina (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2021

Abstract

Kebutuhan transportasi kini menjadi hal penting bagi masyarakat kota. Transportasi semakin meningkat karena transportasi merupakan sarana penting untuk memeperlancar perekonomian masyarakat. Semakin berkembangnya perekonomian pemilik kendaraan pribadi juga semakin meningkat hal ini menyebabkan kemacetan kendaraan di pusat kota, pemerintah merespon hal ini dan memfasilitasi transportasi umum wilayah tertentu dibeberapa titik untuk mengurangi kemacetan di pusat kota. Solusi untuk memaksimalkan transportasi massal berupa Mass Rapid Transit (MRT), TransJakarta, dan taksi dilakukan dengan pembangunan Park and Ride, sehingga fasilitas penunjang transportasi massal di stasiun MRT Fatmawati, Cilandak Barat dapat lebih maksimal, dengan adanya fasilitas Park and Ride ini pengguna dapat lebih nyaman menitipkan kendaraannya dan melanjutkan dengan transportasi massal tanpa harus mengalami kemacetan di tengah kota. Dalam merancang Park and Ride perlu adanya beberapa data yang diperlukan dan metode pendekatan khusus dalam merancang. Pendekatan yang digunakan pada perancangan konsep ialah pendekatan Biophilic Architecture. Pendekatan ini dipilih karena kesibukan orang bekerja yang kurang dalam berinteraksi pada alam sekitar. Metode ini diterapkan agar dapat mengurangi stress karena elemen alam yang mampu hadir ditengah padatnya kegiatan. Metode Rational Approach juga diterapkan untuk memaksimalkan dan menekankan analisis permasalahan secara sistematis sehingga permasalahan dapat teridentifikasi seara rinci dan terselesaikan dengan baik. Untuk metode pengumpulan data yang digunakan dalam merancang Park and Ride yaitu metode kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil metode dan pengumpulan data tersebut didapatkan hasil karakteristik gedung Park and Ride yang menerapkan pendekatan Biophilic Architecture yaitu terdapat lubang cahaya untuk memasukkan unsur alami seperti cahaya dan air hujan ke dalam bangunan dan dilapisi kaca yang menggunakan struktur baja, selain itu bangunan ini juga menerapkan konsep water harvesting dimana pengelolaan air hujan dimaksimalkan dalam bangunan ini. Selain fungsi bagian lubang cahaya yang berbentuk corong ini juga menjadi nilai estetika pada bangunan.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

grid

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Aims (Tujuan) GRID: Journal of Architecture and Built Environment bertujuan untuk menjadi media publikasi ilmiah yang memfasilitasi komunikasi akademik, penyebaran pengetahuan, serta pertukaran gagasan di bidang Arsitektur dan Lingkungan Binaan. Jurnal ini menyediakan wadah bagi akademisi, peneliti, ...