Pemanfaatan cendawan entomopatogen Verticillium lecanii sebagai langkah awal pengendalian secara hayati guna menekan penggunaan bahan kimia yang berpotensi menimbulkan dampak negative bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses perakitan instalasi aerasi sederhana, pembuatan media biakan, serta pelaksanaan aerasi dan fermentasi dalam perbanyakan pestisida hayati berbahan aktif Verticillium lecanii. Penelitian dilaksanakan pada minggu ketiga Oktober hingga minggu keempat November 2025 di PT Sirtanio Banyuwangi serta Laboratorium Produksi Tanaman Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Banyuwangi. Alat yang digunakan meliputi jerigen plastik, aerator, selang aerasi, dan ozonizer, sedangkan bahan yang digunakan berupa kentang, gula, ebi, air, serta isolat Verticillium lecanii. Metode yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode eskperimental yang meliputi tahap observasi, perakitan instalasi, pembuatan media, inokulasi hingga pemanenan. Media cair dibuat dari ekstrak kentang yang diperkaya gula dan ebi, kemudian disterilisasi menggunakan ozonizer, diaerasi selama 24 jam, diinokulasi isolat Verticillium lecanii, dan difermentasi selama 14 hari dengan aerasi kontinu. Hasil fermentasi menunjukkan bau segar khas fermentasi dan warna putih pucat yang mengindikasikan pertumbuhan miselium serta biomassa jamur berlangsung optimal tanpa adanya kontaminasi. Dengan demikian, instalasi aerasi sederhana mampu menciptakan kondisi fermentasi yang stabil dan mendukung keberhasilan produksi pestisida hayati Verticillium lecanii.
Copyrights © 2026