Perkembangan media sosial yang berfungsi sebagai sarana social commerce turut mengubah perilaku konsumsi Generasi Z, terutama pada platform TikTok Shop. Perilaku impulsive buying yang muncul akibat promosi dari influencer serta gaya hidup berbelanja menjadi fenomena yang menarik untuk diteliti karena berpotensi memengaruhi pola konsumsi generasi muda. Kajian ini dimaksudkan untuk menguji dampak influencer marketing dan shopping lifestyle pada impulsive buying dengan fear of missing out (FoMO) sebagai variabel mediasi pada Generasi Z pengguna TikTok Shop di Kabupaten Lamongan. Kajian ini mempergunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei. Pengumpulan data dijalankan dengan penyebaran kuesioner, kemudian dianalisa mempergunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil analisis membuktikan jika influencer marketing dan shopping lifestyle tidak mempunyai dampak langsung pada impulsive buying. Namun demikian, kedua variabel tersebut memberi dampak positif dan signifikan pada FoMO. Selanjutnya, FoMO terbukti memberi dampak signifikan pada impulsive buying serta berperan sebagai mediator penuh dalam hubungan antara variabel independen dan impulsive buying. Kajian ini mengindikasikan bahwa faktor psikologis berupa ketakutan akan tertinggal informasi memegang peranan penting dalam mendorong perilaku pembelian impulsif pada Generasi Z.
Copyrights © 2025