Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan peserta didik dalam membedakan dan menulis kosa kata baku dan tidak baku. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis aplikasi bernama BATIYA (Baku Tidak Ya?) sebagai solusi interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas V sekolah dasar terhadap kata baku. Penelitian menggunakan metode Design and Development (D&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Salah satu fitur unggulan media ini adalah menu “Ayo Menulis” yang mampu mengoreksi teks berdasarkan kaidah kebahasaan sesuai dengan KBBI. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa media ini berada dalam kategori “Sangat Layak”, dengan nilai dari ahli media sebesar 85% dan 92,5%. Pada tahap implementasi, media diuji coba kepada peserta didik di tiga sekolah dasar, dengan hasil penilaian berturut-turut 88,79%, 85,57%, dan 76,47%. Selain itu, lima guru memberikan tanggapan positif dengan rata-rata skor 88,5% dalam kategori “Sangat Baik”. Dengan demikian, media BATIYA dinilai efektif, menarik, dan layak digunakan sebagai alat bantu pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam mengenali dan menggunakan kata baku secara tepat.
Copyrights © 2026