Protein nabati yang berasal dari kedelai (tahu, tempe), kacang hijau, dan legum lainnya memiliki potensi sebagai bahan dasar makanan lunak yang tinggi nilai gizinya, namun perlu melalui proses modifikasi resep untuk memastikan kesesuaian dari segi tekstur, kandungan gizi, dan penerimaan sensorik. Menu tahu bumbu kuning di modifikasi menjadi menu dimsum Tahuwa (tahu wortel ayam) diharapkan mampu meningkatkan daya terima dengan memperbaiki citarasa, penampilan dan nilai gizi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi resep lauk nabati standar makanan lunak dengan komposisi gizi seimbang dan daya terima yang baik. Penelitian dengan uji hedonik dilakukan dengan penilaian uji organoleptik meliputi aroma, rasa, warna dan tekstur pada 14 panelis terlatih. Hasil uji hedonik yang paling disukai adalah P3 dengan nilai 84,65% P2 dengan nilai 83,85% P1 dengan nilai 76,05%.
Copyrights © 2025