Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi regulasi izin PIRT dan kendala pengurusan izin BPOM serta merumuskan solusi strategis yang mendukung keberlangsungan usaha minuman siap minum pada CV Winna Sari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV Winna Sari telah memenuhi perizinan PIRT namun belum mampu melanjutkan pengurusan izin BPOM karena keterbatasan fasilitas produksi, ketidaksiapan dokumen administratif, serta kurangnya pemahaman teknis terhadap prosedur regulasi. Di sisi lain, legalitas BPOM dinilai berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas akses pasar, dan memperkuat keberlanjutan usaha. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa pemenuhan izin PIRT dan BPOM bukan hanya kewajiban administratif, tetapi strategi penting bagi keberlangsungan UMKM; oleh karena itu, perbaikan sarana produksi, penyusunan dokumen standar, serta pendampingan teknis menjadi solusi strategis yang diperlukan bagi CV Winna Sari dan UMKM sejenis.
Copyrights © 2025