Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Non-Performing Loan (NPL), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap harga saham bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2024. Dengan menggunakan Return on Assets (ROA) sebagai variabel moderasi, penelitian ini mengkaji hubungan antara kinerja keuangan perusahaan perbankan dan persepsi investor di pasar modal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda dan analisis regresi moderasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari harga saham bulanan dan laporan keuangan tahunan bank BUMN. Analisis data dilakukan menggunakan EViews 13 melalui serangkaian pengujian yang meliputi uji asumsi klasik, uji t, uji F, koefisien determinasi, serta uji moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LDR, BOPO, NPL, CAR, dan ROA secara simultan berpengaruh terhadap harga saham. Namun, secara parsial hanya BOPO dan ROA yang terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, sedangkan LDR, NPL, dan CAR tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Selain itu, ROA terbukti mampu memoderasi hubungan antara BOPO dan CAR terhadap harga saham. Model penelitian memiliki kemampuan penjelasan yang kuat dengan nilai Adjusted R² berkisar antara 0,775 hingga 0,825, yang menunjukkan bahwa variabel independen dalam penelitian ini mampu menjelaskan sebagian besar variasi harga saham. Selain itu, nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,0000 mengindikasikan bahwa model penelitian secara keseluruhan signifikan secara statistik.
Copyrights © 2026