Anak usia dini berada pada masa keemasan perkembangan fisik, kognitif, dan motorik. Salah satu aspek penting dalam periode ini adalah pengembangan koordinasi dan keseimbangan, yang menjadi dasar bagi kemampuan motorik lainnya. Aktivitas fisik terbukti memainkan peran yang signifikan dalam mendukung kemampuan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aktivitas fisik terhadap peningkatan koordinasi dan keseimbangan anak usia dini melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi kegiatan sehari-hari, wawancara dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi kegiatan fisik anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik terstruktur, seperti permainan keseimbangan, gerakan berirama, dan olahraga ringan, memberikan dampak positif pada perkembangan motorik kasar dan halus anak. Selain itu, aktivitas fisik juga mendukung peningkatan konsentrasi, interaksi sosial, dan kepercayaan diri anak. Penelitian ini merekomendasikan pengintegrasian aktivitas fisik ke dalam kurikulum PAUD sebagai bagian dari strategi peningkatan keterampilan motorik anak.
Copyrights © 2026