Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persaingan pasar kosmetik yang semakin ketat, khususnya di kota strategis seperti Batam, yang membuat pemahaman mengenai perilaku konsumen menjadi sangat krusial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam dan komprehensif pengaruh tiga variabel utama—kualitas layanan, citra merek, dan kualitas produk—terhadap keputusan pembelian produk pelembab wajah merek Sariayu. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh konsumen yang pernah membeli produk tersebut, yang jumlahnya besar dan tidak terbatas sehingga sulit diidentifikasi satu per satu. Oleh karena itu, metode purposive sampling dipilih secara sengaja untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan benar-benar berasal dari sasaran yang tepat, yaitu mereka yang telah memiliki pengalaman langsung dalam melakukan pembelian. Melalui sebaran kuisioner, penelitian berhasil mengumpulkan data primer dari 204 responden yang memenuhi kriteria. Data ini selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linear berganda, sebuah alat statistik yang andal untuk mengukur sejauh mana variabel-variabel bebas secara bersama-sama (simultan) maupun secara terpisah (parsial) memengaruhi variabel terikat. Hasil penelitian secara meyakinkan menunjukkan bahwa kualitas layanan, citra merek, dan kualitas produk secara konsisten menunjukkan pengaruh positif yang signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Tematan ini membawa implikasi strategis bahwa upaya peningkatan penjualan tidak bisa hanya mengandalkan satu aspek semata. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa untuk memenangkan pasar di Batam, Sariayu harus menerapkan strategi holistik: menyajikan layanan pelanggan yang prima, membangun citra merek yang positif dan terpercaya, serta menjaga komitmen terhadap produk berkualitas tinggi. Sinergi dari ketiga elemen ini merupakan kunci fundamental untuk mendorong dan meningkatkan keputusan pembelian secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026