Mechanically Stabilized Earth (MSE) Wall merupakan struktur penahan tanah yang banyak digunakan pada proyek jalan tol, khususnya pada kondisi tanah lunak. Pada Proyek Jalan Tol Yogyakarta - Bawen Seksi 1, MSE Wall dikombinasikan dengan perbaikan tanah menggunakan stone column untuk meningkatkan kapasitas dukung tanah dasar dan mengendalikan penurunan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi stabilitas internal dan eksternal MSE Wall berdasarkan desain eksisting dengan mempertimbangkan pengaruh beban statis dan dinamis (gempa).Metode penelitian meliputi analisis stabilitas internal dan eksternal MSE Wall menggunakan perhitungan manual mengacu pada SNI 8460:2017 serta pemodelan numerik dua dimensi menggunakan perangkat lunak FEM 2D. Analisis beban gempa dilakukan dengan pendekatan pseudostatik, sedangkan evaluasi stone column difokuskan pada kapasitas dukung dan penurunan tanah dasar. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbaikan tanah menggunakan stone column menghasilkan angka keamanan hingga 3,57 dengan penurunan tanah sebesar 0,86 m berdasarkan FEM 2D. Stabilitas internal memenuhi kriteria desain dengan faktor keamanan tarik minimum sebesar 2,47 (statis) dan 1,70 (gempa) serta terhadap cabut sebesar 29,89 (statis) dan 20,58 (gempa). Stabilitas eksternal berada dalam kondisi aman dengan faktor keamanan terhadap geser sebesar 3,66 (statis) dan 2,25 (gempa), serta terhadap guling sebesar 17,82 (statis) dan 9,93 (gempa). Analisis stabilitas global FEM 2D menghasilkan faktor keamanan sebesar 2,174 pada kondisi statis dan 1,53 pada kondisi gempa, yang menunjukkan desain MSE Wall layak secara teknis.
Copyrights © 2026