Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan secara empiris pengaruh beban operasional dan pendapatan terhadap laba bersih pada perusahaan sub sektor food and beverages yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) periode 2019–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena ketidak konsistenan antara teori dan kondisi empiris, di mana peningkatan pendapatan tidak selalu diikuti oleh kenaikan laba bersih, serta peningkatan beban operasional pada beberapa perusahaan justru disertai peningkatan laba bersih. Kondisi ini menunjukkan adanya dinamika dalam pengelolaan keuangan perusahaan yang perlu dikaji lebih mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan selama enam tahun pengamatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh tujuh perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan melalui tahapan uji pemilihan model terbaik, uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial beban operasional berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Pendapatan juga berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Secara simultan, beban operasional dan pendapatan berpengaruh signifikan terhadap laba bersih perusahaan sub sektor food and beverages yang terdaftar di ISSI periode 2019–2024. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan pendapatan dan efisiensi biaya operasional dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan.
Copyrights © 2026