Tekanan global akibat perubahan iklim, polusi, dan penipisan sumber daya menuntut urgensi inovasi teknologi yang berorientasi lingkungan. Artikel ini menganalisis peran fundamental Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan (Green Technology) sebagai strategi utama untuk mencapai pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam konteks Indonesia. Dengan latar belakang geografis yang kompleks dan peningkatan emisi gas rumah kaca yang konsisten, inovasi menjadi katalis krusial bagi transisi menuju ekonomi hijau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi literatur (literature review) sistematis, yang berfokus pada analisis tren, potensi, dan tantangan Riset dan Pengembangan (R&D) teknologi hijau global dan domestik. Hasil temuan menunjukkan bahwa inovasi teknologi, yang mencakup energi terbarukan, rekayasa proses industri, hingga material berkelanjutan, memiliki potensi besar untuk mengurangi jejak ekologis sekaligus membuka peluang ekonomi baru (decoupled growth). Meskipun demikian, proses pengembangan inovasi masih dihadapkan pada hambatan signifikan, seperti kebutuhan investasi R&D awal yang tinggi dan kesenjangan kapasitas riset antar-negara. Oleh karena itu, diusulkan model strategis Riset ? Inovasi ? Pengembangan Prototipe ? Keberlanjutan yang menuntut kolaborasi intensif antara pemerintah (melalui insentif R&D), industri, dan akademisi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fokus pada inovasi yang adaptif dan terintegrasi adalah kunci untuk mengoptimalkan potensi teknologi hijau dan mewujudkan sistem ekonomi yang lebih berketahanan di masa depan.
Copyrights © 2026