ABSTRAK Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat, termasuk pada kelompok usia remaja. Kurangnya pengetahuan dan sikap yang tepat mengenai faktor risiko, tanda dan gejala, serta pencegahan DM menyebabkan remaja berisiko mengalami gangguan kesehatan di masa mendatang. Edukasi kesehatan melalui media audio visual dinilai mampu menyampaikan informasi secara menarik dan mudah dipahami sehingga berpotensi meningkatkan pengetahuan serta membentuk sikap positif remaja terhadap pencegahan DM. Mengetahui pengaruh edukasi penyakit DM dengan media audio visual terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja di SMK Muhammadiyah Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 40 responden kelompok intervensi dan 40 responden kelompok kontrol, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kelompok intervensi diberikan edukasi menggunakan media audio visual, sedangkan kelompok kontrol diberikan edukasi dengan metode diskusi. Pengukuran tingkat pengetahuan dan sikap dilakukan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) intervensi. Analisis data menggunakan uji Paired T Test. Rerata skor pengetahuan pada kelompok intervensi meningkat dari 12,38 ± 1,970 menjadi 19,58 ± 2,062 dengan selisih 7,200 (p value = 0,000). Rerata skor sikap meningkat dari 23,88 ± 1,381 menjadi 35,95 ± 1,679 dengan selisih 12,075 (p value = 0,000). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan edukasi penyakit DM dengan media audio visual terhadap peningkatan tingkat pengetahuan dan sikap remaja (p < 0,05). Edukasi penyakit Diabetes Melitus dengan media audio visual berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja di SMK Muhammadiyah Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. ABSTRACT Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease with an increasing prevalence, including among adolescents. Lack of knowledge and inappropriate attitudes regarding risk factors, signs and symptoms, and prevention of DM place adolescents at risk of developing health problems in the future. Health education using audio-visual media is considered effective in delivering information in an engaging and easily understandable manner, thereby potentially improving adolescents’ knowledge and shaping positive attitudes toward DM prevention. To determine the effect of Diabetes Mellitus education using audio-visual media on the level of knowledge and attitudes of adolescents at SMK Muhammadiyah Kedungwuni, Pekalongan Regency.This study employed a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group approach. The sample consisted of 80 respondents divided into two groups: 40 respondents in the intervention group and 40 respondents in the control group, selected using purposive sampling technique. The intervention group received DM education through audio-visual media, while the control group received education through discussion method. Knowledge and attitude levels were measured before (pretest) and after (posttest) the intervention. Data were analyzed using the Paired T-Test. The mean knowledge score in the intervention group increased from 12.38 ± 1.970 to 19.58 ± 2.062 with a mean difference of 7.200 (p value = 0.000). The mean attitude score increased from 23.88 ± 1.381 to 35.95 ± 1.679 with a mean difference of 12.075 (p value = 0.000). Statistical analysis showed a significant effect of Diabetes Mellitus education using audio-visual media on improving adolescents’ knowledge and attitudes (p < 0.05). Diabetes Mellitus education using audio-visual media has a significant effect on improving the knowledge and attitudes of adolescents at SMK Muhammadiyah Kedungwuni, Pekalongan Regency.
Copyrights © 2026