Penelitian ini dilakukan untuk merancang tata letak fasilitas Laboratorium Metrologi Legal dengan tujuan meningkatkan efisiensi pemanfaatan ruang, efektivitas waktu persiapan pengujian, serta memastikan kesesuaian dengan persyaratan standar internasional ISO/IEC 17025:2017. Luas total laboratorium yang digunakan adalah 19,84 m². Pada kondisi awal, pemanfaatan ruang hanya mencapai efisiensi sebesar 64,97%. Setelah dilakukan perancangan ulang tata letak menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP), efisiensi ruang meningkat menjadi 81,80%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 16,83% tanpa menambah luas area laboratorium. Selain itu, hasil simulasi menunjukkan bahwa rata-rata waktu persiapan pengujian mengalami penurunan yang signifikan, yaitu dari 73,4 detik sebelum perancangan menjadi 38,4 detik setelah perancangan. Peningkatan efisiensi waktu sebesar 47,68% ini dicapai melalui penataan ulang alur kerja, optimalisasi zonasi area pengujian dan penyimpanan, serta penempatan peralatan sesuai dengan frekuensi penggunaannya. Rancangan layout baru ini juga dianalisis berdasarkan pendekatan klausul ISO/IEC 17025:2017 yang berkaitan dengan tata letak, khususnya klausul 6.1 tentang sumber daya, klausul 6.3 mengenai fasilitas dan kondisi lingkungan, klausul 6.4 terkait peralatan, serta klausul 7.4 mengenai penanganan benda uji. Hasil analisis menunjukkan bahwa rancangan tata letak telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan, sehingga dapat mendukung keandalan hasil pengujian dan kalibrasi. Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa penerapan metode SLP dapat memberikan manfaat nyata bagi laboratorium, baik dalam aspek efisiensi ruang dan waktu maupun dalam mendukung pemenuhan standar akreditasi internasional
Copyrights © 2026