Studi ini dilakukan di CV. Pelita Mandiri sebagai investigasi awal risiko yang mungkin terjadi dalam rantai pasok mereka untuk meningkatkan efisiensi. Dengan mengintegrasikan kedua metode, analisis dan mitigasi risiko dapat memberikan gambaran yang lebih jelas dan menjadi solusi bagi perusahaan. Studi ini menghasilkan 15 agen risiko prioritas seperti terjadi perubahan jadwal pengiriman, armada pengangkutan dari mitra tidak tersedia, dan bahan baku yang tidak disimpan dengan suhu yang tepat, dll. Dari agen risiko prioritas terdapat 17 strategi mitigasi yang direkomendasikan seperti menyusun jadwal produksi dengan waktu tambahan, memastikan gudang penyimpanan memiliki suhu yang tepat, monitoring ketersedian armada 1-2 minggu sebelum jadwal pickup, dll. Selain itu, 10 kejadian risiko memerlukan analisis menggunakan diagram bow-tie, yang diprioritaskan oleh agen risiko, untuk menentukan dampaknya dan langkah-langkah pengendalian risiko terkait. Dengan demikian, agen risiko dapat dimitigasi dengan strategi yang tepat dan kejadian risiko dapat dikendalikan dengan baik oleh perusahaan.
Copyrights © 2026