Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi transportasi dan tingkat stres perjalanan terhadap kinerja karyawan di PT. Sukanda Djaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 50 karyawan yang menggunakan transportasi umum, dengan teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda yang didukung oleh uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa integrasi transportasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung sebesar 6,308 dan signifikansi 0,000 < 0,05, sedangkan tingkat stres perjalanan tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung sebesar 0,600 dan signifikansi 0,552 > 0,05. Secara simultan, integrasi transportasi dan tingkat stres perjalanan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung sebesar 21,635 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,479 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 47,9% variasi kinerja karyawan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Hasil penelitian menegaskan bahwa integrasi transportasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja karyawan.
Copyrights © 2026