Fenomena roleplay di Instagram semakin berkembang sebagai ruang pelarian bagi remaja dan dewasa muda untuk mengekspresikan diri, bereksperimen dengan identitas, dan mengurangi tekanan sehari-hari. Aktivitas ini sering digunakan sebagai bentuk escapism, yang berpotensi mempengaruhi life satisfaction atau kepuasan hidup individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara escapism dan life satisfaction pada roleplayer di Instagram. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan melibatkan 427 partisipan berusia 18–25 tahun yang aktif bermain roleplay minimal tiga bulan terakhir. Instrumen yang digunakan adalah Dualistic Model of Escapism Scale (DMES) dan Satisfaction with Life Scale (SWLS) bahasa indonesia oleh Akhtar (2019). Hasil analisis menunjukkan bahwa escapism berhubungan positif dan signifikan dengan life satisfaction (r = 0.332, p < 0.001). Dimensi self expansion memiliki hubungan paling kuat dengan life satisfaction (r = 0.349), sedangkan self suppression juga berhubungan positif namun lebih lemah (r = 0.262). Hubungan positif artinya kenaikan variabel escapism diikuti oleh variabel life satisfaction, dalam kasus ini semakin seseorang menggunakan roleplay sebagai pelarian maka life satisfaction mereka meningkat.
Copyrights © 2025