Gaya hidup sedentary pada anak-anak telah menjadi masalah kesehatan yang semakin memprihatinkan, khususnya di lingkungan pendidikan dasar. Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mengeksplorasi penerapan model Direct Instruction dalam pendidikan jasmani dan dampaknya terhadap pengurangan perilaku sedentary pada siswa kelas empat di MIN 2 Bandung Barat. Dengan memakai pendekatan analisis kasus kualitatif, data dirangkum melalui wawancara terbuka, observasi secara langsung, dan kuesioner terbuka yang melibatkan 20 siswa dan 2 guru pendidikan jasmani. Temuan penelitian mengungkapkan adanya peningkatan signifikan dalam aktivitas fisik siswa setelah intervensi Direct Instruction-waktu aktivitas harian meningkat dari 30 menjadi 60 menit, sementara waktu sedentary menurun dari 4 jam menjadi 2 jam. Model tersebut juga meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berpartisipasi dalam aktivitas fisik, meningkatkan keterlibatan di kelas, dan mendukung guru dalam memberikan instruksi yang lebih efektif. Hasil ini menunjukkan bahwa Direct Instruction dapat menjadi strategi yang efektif dalam pendidikan jasmani untuk mempromosikan gaya hidup aktif dan sehat di kalangan siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026