Kemampuan matematika anak usia dini masih tergolong rendah akibat kurangnya bahan ajar yang menyenangkan,kontekstual, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk modul pembelajaran berbasis deep learning untuk pengenalan matematika dimasa transisi PAUD dan SDĀ yang layak dari aspek isi, kegrafikan, dan penyajian. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis dari hasil skor pada instrumen ahli media, materi dan pengguna. Data kualitatif didapatkan dari komentar atau saran dari para ahli dan pengguna. Modul yang dikembangkan memuat pendekatan meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning serta dilengkapi aktivitas eksploratif, cerita kontekstual, permainan edukatif, dan asesmen perkembangan anak. Modul ini membantu anak dalam memahami konsep matematika seperti bilangan, operasi sederhana (penjumlahan dan pengurangan), mengenal bentuk, dan pola yang mengenal matematika dengan pengelaman langsung dan kegiatan yang menyenangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan dari ahli media 82, ahli materi 92, ahli pengguna 94. Uji coba kelompok kecil sebesar 93 dan uji coba kelompok besar sebesar 88 dan 94. Hal tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis deep learning efektif dalam meningkatkan pemahaman, motivasi, dan partisipasi aktif dalam pembelajaran matematika. Dengan demikian, modul ini dinilai layak digunakan sebagai media pembelajaran dalam mengenalkan matematika dimasa transisi PAUD ke SD.
Copyrights © 2026