Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa sekolah dasar dalam menulis teks narasi, khususnya dalam mengembangkan ide, menyusun alur cerita, serta menggunakan bahasa secara efektif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis secara mendalam penerapan model Project-Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran menulis teks narasi, mencakup strategi guru, keterlibatan siswa, serta dampaknya terhadap peningkatan kemampuan menulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus yang melibatkan 30 siswa kelas V dan satu guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen hasil tulisan siswa, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL diimplementasikan secara sistematis melalui tahap orientasi, perencanaan, pelaksanaan, produksi karya, presentasi, dan refleksi. Siswa menunjukkan peningkatan keaktifan, kreativitas, dan kemandirian dalam proses pembelajaran. Dampak penerapan PjBL tampak pada kemampuan siswa dalam menerapkan struktur narasi, mengembangkan alur yang koheren, memperkaya isi cerita, serta meningkatkan penggunaan kosakata, koherensi kalimat, dan ketepatan ejaan. Meskipun demikian, penelitian ini menemukan beberapa kendala seperti keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan antar siswa, dan pembagian tugas kelompok yang belum optimal. Secara keseluruhan, PjBL terbukti efektif memperbaiki kualitas pembelajaran menulis narasi serta meningkatkan keterlibatan siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar guru mengoptimalkan penggunaan media visual, memperkuat bimbingan individual, dan mengelola waktu secara fleksibel dalam penerapan PjBL.
Copyrights © 2026