Pondok pesantren sebagai institusi pendidikan Islam tertua di Indonesia dengan sistem asrama yang intens, rentan terhadap dinamika sosial negatif seperti bullying (verbal, fisik, dan relasional) antarsantri. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran krusial pengasuh (ustadz atau pembimbing asrama) dalam upaya pencegahan dan penanganan bullying. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengasuh menjalankan peran multifungsi, meliputi: 1. Pendidik dan Teladan Moral. 2. Detektor Dini melalui pengamatan aktif. 3. Mediator Konflik dan penyedia bantuan pemulihan. 4. Pengelola Aturan dan penegak disiplin yang adil. Secara spesifik, penelitian ini mendeskripsikan strategi yang diterapkan pengasuh di Pondok Pesantren Islam Al Iman Muntilan untuk mencegah dan menangani kasus perundungan.
Copyrights © 2026