Penelitian ini memanfaatkan limbah biomassa, khususnya batang pisang dan sekam padi, yang jarang dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia, terutama untuk pembuatan briket bahan bakar. Dalam penelitian ini, percobaan laboratorium dilakukan untuk mengkaji kadar air, kadar abu, kadar zat terbang, nilai kalor, dan kadar karbon terikat. Pendekatan ini mengikuti metode percobaan dengan mencampurkan kedua bahan tersebut dalam berbagai kombinasi untuk membuat briket. Campuran batang pisang dan sekam padi terdiri dari variasi PP-SP 1:1, PP-SP 2:1, PP-SP 1:2, dan bahan pengikat yang digunakan adalah 20% tepung maizena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil terbaik dicapai dengan kadar air pada sampel PP-SP 1:2, yaitu sebesar 0,17%, di mana kadar air yang lebih rendah menghasilkan nilai kalor yang lebih tinggi. Nilai kalor tertinggi tercatat pada sampel PP-SP 1:2, dengan pengukuran sebesar 3079 cal/ gram.
Copyrights © 2026