Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, namun masih menghadapi keterbatasan dalam perencanaan investasi yang berbasis analisis kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial investasi pada UMKM Kri’kan, yaitu usaha pengolahan camilan keripik ikan yang memanfaatkan sumber daya perikanan lokal. Analisis kelayakan dilakukan untuk memastikan bahwa alokasi modal mampu menghasilkan keuntungan finansial yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan ekonomi teknik dengan analisis kuantitatif melalui empat indikator utama, yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Payback Period (PBP). Data penelitian diperoleh melalui observasi lapangan serta penyusunan arus kas usaha selama periode analisis tiga tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi UMKM Kri’kan layak secara finansial, ditunjukkan oleh nilai NPV yang positif, nilai BCR lebih besar dari satu, serta nilai IRR yang melebihi Minimum Attractive Rate of Return (MARR). Selain itu, periode pengembalian modal tercapai dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan umur ekonomis proyek. Analisis sensitivitas juga menunjukkan bahwa usaha ini relatif stabil terhadap perubahan biaya operasional. Berdasarkan hasil tersebut, investasi pada UMKM Kri’kan memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan.
Copyrights © 2026