Penelitian ini mengembangkan dan menguji sebuah kerangka sistem terintegrasi untuk remediasi lahan terkontaminasi minyak mentah di area operasi migas, dengan tujuan mengatasi research gap utama yaitu kurangnya model terpadu yang mengkuantifikasi aspek teknis, ekonomi sirkular, dan keberlanjutan ekologis secara simultan. Kami melakukan studi kasus riil di Lapangan Migas X di Indonesia yang terkontaminasi hidrokarbon C10-C40 (konsentrasi awal 15.000 mg/kg). Metodologi yang dijalankan meliputi: (1) Karakterisasi site secara detail, (2) Perancangan dan simulasi strategi treatment train yang menggabungkan electrokinetic remediation (EKR) untuk mobilisasi polutan dan biostimulasi menggunakan konsorsium mikroba indigenous serta nutrisi lokal, (3) Pemodelan Life Cycle Costing (LCC) dan analisis sirkularitas dengan skenario pemanfaatan treated soil sebagai bahan timbunan terkendali (engineered fill) di lokasi yang sama, serta (4) Pengembangan decision-support flowchart untuk pemilihan teknologi berbasis parameter site-spesifik. Hasil simulasi dan analisis menunjukkan: Kombinasi EKR dan biostimulasi dapat mencapai target remediasi (<1.000 mg/kg) dalam 14 bulan, 25% lebih cepat dari metode konvensional. Skema sirkular dengan reuse material mengurangi volume limbah yang harus diangkut hingga 60%, yang diterjemahkan menjadi penghematan biaya langsung sebesar 22-28% dari total proyek berdasarkan pemodelan LCC. Inovasi utama kerangka ini terletak pada algoritma keputusan terintegrasi yang menghubungkan data karakterisasi geokimia secara langsung dengan pilihan teknologi, analisis ekonomi sirkular, dan indikator SDGs (6, 12, 15) dalam satu platform evaluasi. Kerangka yang diusulkan dan divalidasi dengan studi kasus ini memberikan solusi rekayasa yang terbukti secara numerik, meningkatkan efisiensi biaya-waktu, menutup rantai material di lokasi, dan menawarkan protokol yang adaptif bagi industri migas Indonesia untuk transisi berkelanjutan. Penelitian ini telah menghasilkan draft manual teknis yang siap diadopsi.
Copyrights © 2026