Waktu tunggu pasien yang panjang dan kepadatan antrian masih menjadi permasalahan utama dalam pelayanan BPJS rawat inap di rumah sakit, terutama akibat ketidakseimbangan antara tingkat kedatangan pasien dan kapasitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan sistem antrian layanan BPJS rawat inap di Rumah Sakit Bhakti Husada Cikarang dengan mengintegrasikan simulasi peristiwa diskrit menggunakan perangkat lunak Arena dan Root Cause Analysis (RCA). Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method, di mana analisis kuantitatif dilakukan melalui pemodelan simulasi untuk mengevaluasi indikator kinerja seperti waktu tunggu, panjang antrian, dan tingkat utilisasi sumber daya, sedangkan analisis kualitatif dilakukan menggunakan RCA untuk mengidentifikasi akar penyebab permasalahan operasional. Model simulasi dikembangkan berdasarkan data empiris dan divalidasi dengan kondisi operasional aktual rumah sakit. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan skenario perbaikan mampu menurunkan waktu tunggu pasien, mengurangi bottleneck pada proses pemeriksaan dokter dan ketersediaan tempat tidur rawat inap, serta meningkatkan keseimbangan pemanfaatan sumber daya pelayanan, sehingga kinerja sistem antrian BPJS rawat inap menjadi lebih efisien.
Copyrights © 2026