Peningkatan permintaan pasar pada sektor manufaktur menuntut perusahaan untuk menyesuaikan kapasitas produksi secara efisien. Pada sistem produksi perakitan komponen elektronik yang bergantung pada tenaga kerja, ketidakseimbangan beban kerja sering menyebabkan meningkatnya cycle time dan menurunnya produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan tenaga kerja terhadap perubahan cycle time dan produktivitas sistem produksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus pada salah satu lini produksi perakitan komponen elektronik. Data dikumpulkan melalui observasi berbantuan perekaman video terhadap aktivitas kerja operator, dengan 15 kali pengamatan pada setiap proses untuk memperoleh waktu kerja rata-rata. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi sistem produksi sebelum dan sesudah penambahan tenaga kerja berdasarkan nilai cycle time dan output produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi awal sistem produksi mengalami ketidakseimbangan beban kerja yang memicu terjadinya bottleneck pada beberapa stasiun kerja. Penambahan tenaga kerja yang dirancang berdasarkan analisis cycle time terbukti mampu menurunkan dan meratakan cycle time antar proses serta meningkatkan output produksi. Dengan demikian, penambahan tenaga kerja yang direncanakan secara sistematis dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan produktivitas dan kinerja sistem produksi.
Copyrights © 2026