Kajian ini bertujuan untuk menganalisis risiko postur kerja pada pekerja industri menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) melalui pendekatan literature review. Penelusuran literatur dilakukan pada basis data Google Scholar, SINTA, dan ResearchGate dengan rentang publikasi tahun 2020–2025. Proses seleksi menghasilkan sepuluh artikel ilmiah yang relevan dari berbagai sektor industri, antara lain manufaktur, pengelasan, industri makanan, tekstil, dan usaha kecil menengah. Data yang dianalisis meliputi karakteristik pekerjaan, skor REBA, tingkat risiko ergonomi, serta rekomendasi perbaikan postur kerja. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas kerja industri berada pada tingkat risiko ergonomi sedang hingga sangat tinggi, terutama pada pekerjaan yang melibatkan postur membungkuk, gerakan berulang, pengangkatan manual, serta posisi kerja statis dalam durasi lama. Perbedaan skor REBA antar sektor industri dipengaruhi oleh variasi karakteristik pekerjaan dan faktor manusia. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penerapan intervensi ergonomi, seperti perbaikan postur kerja, penggunaan alat bantu, dan pelatihan ergonomi, mampu menurunkan skor REBA dan risiko musculoskeletal disorders (MSDs). Kajian ini menegaskan bahwa metode REBA efektif digunakan sebagai alat skrining ergonomi untuk mengidentifikasi risiko postur kerja dan sebagai dasar perencanaan intervensi ergonomi di lingkungan industri.
Copyrights © 2026