Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar masih menghadapi tantangan berupa rendahnya motivasi belajar siswa, keterbatasan variasi media pembelajaran, dan hasil belajar yang belum optimal sehingga diperlukan pengembangan media interaktif yang dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik serta melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah tren pengembangan media interaktif pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar selama periode 2020–2025. Metode yang digunakan ialah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 30 artikel nasional maupun internasional yang diperoleh dari Google Scholar, DOAJ, dan Scopus berdasarkan kesesuaian topik, pendekatan penelitian, serta kontribusi yang diberikan. Hasil analisis memperlihatkan bahwa inovasi media interaktif cenderung berfokus pada pemanfaatan teknologi digital, seperti e-book interaktif, flipbook, PowerPoint berbasis multimedia, platform berbasis permainan (Wordwall, Quizizz, Kahoot), aplikasi daring (Nearpod, Genially), serta integrasi teknologi modern seperti Augmented Reality dan gamification. Media tersebut terbukti meningkatkan motivasi belajar, keterampilan literasi, dan hasil belajar secara signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tren penelitian periode 2020–2025 menunjukkan adanya pergeseran dari penggunaan media konvensional menuju media digital interaktif yang bersifat inovatif sekaligus mendukung penguatan literasi digital dan keterampilan abad ke-21.
Copyrights © 2026