Fenomena pernikahan dini masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia, terutama pada wilayah 3T (Terpencil,Terluar,dan Tertinggal) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan karakter dalam mencegah pernikahan dini pada peserta didik usia sekolah dasar selama periode 2015–2025. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan model PRISMA terhadap 31 artikel.terdiri dari 16 Jurnal nasional dan 15 Jurnal internasional yang membahas hubungan antara pendidikan karakter, pendidikan dasar, serta pencegahan pernikahan dini. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa pendidikan karakter berperan penting dalam membentuk nilai moral, tanggung jawab, dan kesadaran diri peserta didik terhadap pentingnya menunda pernikahan. Integrasi nilai-nilai lokal, literasi budaya, dan dukungan keluarga menjadi faktor utama keberhasilan model pendidikan karakter. Kajian ini juga menemukan bahwa media inovatif seperti e-comic dan sekolah pranikah efektif meningkatkan kesadaran remaja dan orang tua. Oleh karena itu, pendidikan karakter yang terintegrasi dengan kearifan lokal, keluarga, dan kebijakan sekolah menjadi strategi preventif yang potensial dalam menekan angka pernikahan dini di Indonesia.
Copyrights © 2026