Human Immunodeficiency Virus (HIV) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat global yang serius dengan 40,8 juta orang hidup dengan HIV pada tahun 2024. Kota Padang memiliki kasus HIV yang tinggi dengan 86,2% penderita adalah laki-laki. Kepatuhan minum obat antiretroviral (ARV) merupakan faktor kunci keberhasilan terapi HIV yang berdampak pada kualitas hidup penderita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepatuhan minum obat ARV dengan kualitas hidup pada laki-laki penderita HIV di Kota Padang tahun 2025. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan 87 responden laki-laki penderita HIV yang terdaftar di Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Parintang Hati dan menjalani terapi ARV di layanan PDP Kota Padang. Sampel dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Kepatuhan minum obat ARV diukur menggunakan instrumen MMAS-8 dan kualitas hidup diukur menggunakan WHOQOL-HIV BREF. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70,1% responden patuh minum obat ARV dan 72,4% memiliki kualitas hidup baik. Terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan minum obat ARV dengan kualitas hidup (p-value <0,001), dengan nilai POR = 20,6 (95% CI: 6,70–73,2), yang menunjukkan bahwa laki-laki penderita HIV yang tidak patuh minum obat ARV memiliki risiko 20,6 kali lebih besar untuk memiliki kualitas hidup buruk dibandingkan yang patuh. Terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat ARV dengan kualitas hidup pada laki-laki penderita HIV di Kota Padang.
Copyrights © 2026