Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi yang terus meningkat serta berkontribusi terhadap tingginya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit kardiovaskular. Di wilayah kerja Puskesmas Kedaton, hipertensi termasuk salah satu penyakit terbanyak pada kelompok usia dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah tersebut. Penelitian menggunakan desain cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Juni–Juli 2024 dengan sampel sebanyak 134 responden yang merupakan pasien berobat dan dipilih melalui teknik consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara usia (p-value = 0,004), pekerjaan (p-value = 0,028), dan obesitas (p-value = 0,028) dengan kejadian hipertensi. Sementara itu, variabel yang tidak berhubungan dengan kejadian hipertensi adalah jenis kelamin (p-value = 0,253), pendidikan (p-value = 0,363), sosial ekonomi (p-value = 0,058), riwayat hipertensi dalam keluarga (p-value = 0,250), kebiasaan merokok (p-value = 0,449), aktivitas fisik (p-value = 0,143), dan asupan natrium (p-value = 0,434), sedangkan konsumsi alkohol tidak dianalisis. Dapat disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kedaton adalah usia, pekerjaan, dan obesitas.
Copyrights © 2026