Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsepsi mahasiswa pendidikan matematika terhadap mata kuliah metode numerik. Konsepsi dalam hal ini dibedakan menjadi tiga yakni memahami konsep, tidak memahami konsep dan miskonsepsi. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika STKIP PGRI Pacitan. Teknik yang digunakan dalam pengambilan subjek adalah purposive sampling. Sumber data diperoleh dari hasil tes diagnostik kesalahan yang disertai skor Certainly of Response Index (CRI) dan wawancara mendalam. Validasi data dilakukan dengan triangulasi teknik. Analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini diperoleh sebagai berikut: 1). konsepsi mahasiswa terhadap sistem persamaan linear utamanya pada metode eliminasi Gaus-Jordan menunjukkan bahwa 86% mahasiswa tidak memahami konsep, 14% memahami konsep dan tidak ada mahasiswa yang mengalami miskonsepsi; 2). konsepsi mahasiswa terhadap integrasi numerik menunjukkan bahwa 32% mahasiswa tidak memahami konsep, 68% memahami konsep dan tidak ada mahasiswa yang mengalami miskonsepsi; 3). konsepsi mahasiswa terhadap differensiasi numerik menunjukkan bahwa 45% mahasiswa tidak memahami konsep, 55% memahami konsep dan tidak ada mahasiswa yang mengalami miskonsepsi.
Copyrights © 2017