Penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan di era Revolusi Industri 4.0 dihadapkan pada tantangan, khususnya terkait literasi digital siswa dan dukungan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan AI (X1), keterampilan/literasi digital (X2), dan dukungan lingkungan belajar (X3) terhadap motivasi belajar ekonomi (Y) siswa di MAN 2 Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik sampling jenuh pada 57 siswa kelas X. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda (Uji F dan Uji t) melalui SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan (Uji F), ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar (Sig. 0,000 < 0,05) dengan kontribusi (Adjusted R Square) sebesar 41,8%. Namun, secara parsial (Uji t), temuan kunci adalah: (1) Penggunaan AI (X1) tidak berpengaruh signifikan (Sig. 0,201) terhadap motivasi belajar; (2) Literasi Digital (X2) berpengaruh positif dan signifikan (Sig. 0,044); dan (3) Dukungan Lingkungan Belajar (X3) tidak berpengaruh signifikan (Sig. 0,108). Temuan ini mengimplikasikan bahwa literasi digital (kompetensi siswa) merupakan prediktor yang lebih krusial bagi motivasi belajar dibandingkan sekadar ketersediaan teknologi AI (alat). Tidak signifikannya pengaruh dukungan lingkungan diduga kuat disebabkan oleh masalah metodologis, yakni instrumen variabel X3 yang teridentifikasi tidak reliabel (Cronbach's Alpha = 0,572).
Copyrights © 2025