Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola arus laut yang dibangkitkan oleh pasang surut di Perairan Teluk Palu menggunakan model hidrodinamika 3D ECOMSED (Estuarine Coastal and Ocean Modeling System with Sediment). Simulasi dilakukan selama 30 hari pada Januari 2017 dan diverifikasi menggunakan data pasang surut dari DISHIDROS (Dinas Hidro-Oseanografi Angkatan Laut), dengan nilai RMSE (Root Mean Square Error) sebesar 0.13833 m. Hasil simulasi menunjukkan perbedaan pola arus dan kecepatan pada kondisi spring dan neap, dengan kecepatan arus saat spring sebesar 0.16 m/s dan saat neap sebesar 0.18 m/s, sehingga kecepatan arus pada neap lebih tinggi dibandingkan spring. Arus residu yang dibangkitkan oleh pasang surut memperlihatkan pola eddy yang bervariasi, yaitu terbentuk eddy antisiklonik besar di tengah teluk, eddy antisiklonik yang lebih kecil, serta eddy siklonik di ujung teluk. Temuan ini menegaskan bahwa dinamika arus pasang surut dan arus residu di Teluk Palu membentuk sirkulasi eddy yang khas, dengan intensitas arus yang lebih kuat pada kondisi neap dibandingkan spring.
Copyrights © 2026