Samarinda merupakan kawasan tropis basah yang berada di tepi Sungai Mahakam, sehingga sering mengalami banjir. Salah satu upaya untuk mengurangi banjir dengan membangun bendungan pengendali banjir. Keadaan bendungan harus selalu dimonitoring untuk meminimalisir kebocoran atau rembesan. Penelitian ini bertujuan untuk identifikasi zona rembesan pada bendungan pengendali banjir H. M. Ardans, menggunakan metode Ground Penetrating Radar (GPR). Terdapat 2 lintasan target penelitian dan 2 lintasan kalibrasi. Proses pengolahan data menggunakan software Reflexw berupa penampang 2D bawah permukaan. Hasil interpretasi menunjukkan terdapat 3 zona rembesan pada lintasan 1 dan pada lintasan 2 terdapat 1 zona rembesan. Rembesan umumnya terakumulasi di sekitar saluran dan kontak lapisan batas material timbunan.
Copyrights © 2026