Diabetes Melitus (DM) tipe II merupakan salah satu penyakit kronis yang ditandai dengan hiperglikemia dan dapat menimbulkan komplikasi serius. Selain faktor medis, kondisi psikologis seperti stres berperan penting dalam memperburuk kadar gula darah. Pasien yang menjalani kontrol rutin sering kali mengalami tekanan psikologis akibat perubahan gaya hidup, terapi jangka panjang, serta kekhawatiran terhadap komplikasi penyakit.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kadar gula darah pada pasien DM tipe II yang menjalani kontrol rutin di Poli Endokrin RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat stres dengan kadar gula darah pada pasien DM tipe II di Poli Endokrin RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Hasil penelitian ini menegaskan perlunya perhatian khusus terhadap aspek psikologis pasien melalui intervensi manajemen stres dalam asuhan keperawatan guna mendukung pengendalian glikemik yang lebih optimal.
Copyrights © 2026