Gangguan tidur merupakan masalah yang sering dialami oleh pasien dengan Chronic Kidney Disease (CKD) dan dapat menurunkan kualitas hidup serta memperburuk kondisi kesehatan. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat dilakukan adalah terapi genggam jari dan foot massage yang dimodifikasi menjadi satu rangkaian terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh terapi modifikasi genggam jari dan foot massage terhadap kualitas tidur pasien CKD. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan non-equivalent control group. Responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan terapi modifikasi genggam jari dan foot massage serta kelompok kontrol yang memperoleh perawatan standar rumah sakit. Populasi penelitian adalah seluruh pasien dengan diagnosis CKD yang menjalani perawatan di Ruang Rawat Inap RS Prima Husada Malang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan penentuan jumlah sampel berdasarkan rumus Slovin. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi intervensi dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data dianalisis menggunakan SPSS melalui analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kualitas tidur pada kelompok eksperimen sebelum intervensi berada pada kategori buruk (mean 0,158), sedangkan setelah diberikan terapi meningkat menjadi kategori baik (mean 0,74). Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh signifikan terapi modifikasi genggam jari dan foot massage terhadap peningkatan kualitas tidur pasien CKD. Kesimpulannya, kombinasi terapi genggam jari dan foot massage efektif sebagai intervensi non-farmakologis dalam meningkatkan kualitas tidur pasien CKD dan dapat direkomendasikan sebagai bagian dari asuhan keperawatan holistik.
Copyrights © 2026