Budaya lokal Jawa Timur menghadapi ancaman erosi pengetahuan tradisional akibat minimnya dokumentasi sistematis dan sistem penyimpanan terstruktur. Brawijaya Corpora Project menginisiasi digitalisasi culture-specific expressions melalui platform repository digital yang memerlukan sistem backend robust untuk mengelola data leksikon dengan sistem domain kodifikasi, dukungan geografis, dan media multimodal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan sistem, merancang arsitektur backend dan skema database, mengimplementasikan RESTful API, serta menguji fungsionalitas menggunakan White Box Testing dan Black Box Testing. Metodologi menggunakan Research and Development dengan SDLC model Agile-Scrum. Data leksikon dari Fakultas Ilmu Budaya UB ditransformasi menggunakan ETL ke PostgreSQL. Sistem dibangun dengan Node.js, Express.js, TypeScript, Prisma ORM, dan Vercel Blob Storage menggunakan arsitektur multi-layer. Hasil penelitian menghasilkan 92 endpoints RESTful API yang mendukung CRUD, pencarian dengan multiple filters, bulk import CSV, dan penyimpanan media untuk foto, audio, video, dan model 3D. Database dirancang dengan 16 tabel mencakup 8 domain kodifikasi dan dukungan koordinat geografis. Pengujian White Box dengan Jest menghasilkan 27 test cases PASS untuk service layer kritis, sedangkan Black Box dengan Bruno memvalidasi 15 skenario dengan utilization rate 100%. Sistem berhasil memfasilitasi pelestarian budaya digital Jawa Timur dengan arsitektur cloud-native yang scalable dan security implementation berbasis JWT.
Copyrights © 2026