Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode bernyanyi dalam meningkatkan kemampuan berpikir simbolis pada anak usia 4–5 tahun di RA Al Fadhilah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bernyanyi secara konsisten dan terencana dapat merangsang kemampuan berpikir simbolis anak. Anak-anak mampu menghubungkan lirik lagu dengan pengalaman nyata, seperti mengenali tokoh dalam lagu sebagai representasi teman atau anggota keluarga, serta mengekspresikan ide dan emosi melalui gerakan, ekspresi wajah, dan komentar spontan yang berkaitan dengan isi lagu. Lagu-lagu bertema emosi, alam, dan kehidupan sehari-hari terbukti efektif dalam memicu respons simbolik anak, baik secara verbal maupun non-verbal. Faktor pendukung keberhasilan metode ini antara lain adalah kreativitas guru dalam menyajikan lagu, antusiasme anak dalam berpartisipasi, serta dukungan orang tua di rumah. Di sisi lain, beberapa tantangan seperti keterbatasan durasi kegiatan, keterbatasan variasi lagu edukatif yang sesuai usia, serta adanya anak yang masih pasif atau malu, menjadi catatan penting dalam pelaksanaan metode ini. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa metode bernyanyi bukan hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga merupakan strategi pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dalam mengembangkan aspek berpikir simbolis pada anak usia dini.
Copyrights © 2026