Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat kemiskinan yang ada di Kabupaten Sumba Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk dan Upah Minimum Regional terhadap masalah kemiskinan di kabupaten Sumba Tengah. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa Jumlah Penduduk, Upah Minimum Regional (UMR) dan Kemiskinan periode 2010-2023. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial Jumlah Penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap Kemiskinan sedangkan variabel Upah Minimum Regional (UMR) menunjukan pengaruh signifikan terhadap Kemiskinan. Secara simultan, hasil uji F menunjukan bahwa Jumlah Penduduk dan Upah Minimum Regional (UMR) berpengaruh signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Sumba Tengah. Temuan ini juga menunjukan bahwa variabel Jumlah Penduduk dan Upah Minimum Regional (UMR) memiliki pengaruh signifikan terhadap kemiskina di Kabupaten Sumba Tengah. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memperhatikan berkaitan kebijakan agar jumlah penduduk dan Upah Minimum Regional (UMR) mampu menurunkan kemiskinan di Kabupaten Sumba Tengah.
Copyrights © 2026