Penelitian ini menganalisis pengaruh brand equity terhadap minat pembelian konsumen Flash Coffee Mediterania Tanjung Duren di tengah penurunan minat konsumen yang menyebabkan penutupan 28,6% cabang Flash Coffee di Jakarta pada periode 2022-2023. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling, penelitian melibatkan 170 responden yang pernah berkunjung ke Flash Coffee Mediterania Tanjung Duren. Brand equity diukur melalui empat dimensi: brand awareness, brand association, perceived quality, dan brand loyalty, sedangkan minat pembelian dianalisis menggunakan model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Hasil analisis regresi linear menunjukkan bahwa brand equity berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian (β=0,308; p=0,000) dengan kontribusi sebesar 76% (R²=0,760). Perceived quality memberikan pengaruh terbesar (β=0,396), diikuti brand association (β=0,322), brand awareness (β=0,268), dan brand loyalty (β=0,184). Meskipun demikian, dimensi brand loyalty menunjukkan nilai terendah, mengindikasikan perlunya strategi khusus untuk meningkatkan keterikatan emosional konsumen guna mempertahankan keberlanjutan bisnis di pasar kopi yang kompetitif. Kata Kunci: brand equity, minat pembelian, Flash Coffee
Copyrights © 2025