Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya partisipasi generasi muda dalam mengembangkan gerakan usaha berbasis kemanusiaan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga pada penciptaan nilai sosial bagi masyarakat. Fenomena ini mencerminkan munculnya paradigma baru dalam dunia kewirausahaan, dimana generasi muda berperan sebagai agen perubahan sosial melalui inovasi yang berkelanjutan dan berkeadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran generasi muda dalam menciptakan nilai ekonomi dan sosial melalui aktivitas sociopreneurship, serta memahami bagaimana gerakan tersebut berkontribusi terhadap pembangunan sosial-ekonomi yang inklusif. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui pengumpulan data dari observasi aktivitas sociopreneur muda serta telaah literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi muda berperan penting dalam membangun jaringan kolaboratif, memperkuat modal sosial, serta mengintegrasikan nilai kemanusiaan dalam praktik kewirausahaan. Gerakan usaha berbasis kemanusiaan yang diinisiasi oleh mereka terbukti mampu menciptakan dampak sosial positif sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kapasitas dan dukungan kebijakan terhadap sociopreneur muda menjadi faktor kunci dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025