Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya dengan menggunakan rasio efektivitas, rasio efisiensi, rasio desentralisasi fiskal, dan rasio ketergantungan keuangan daerah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tahun 2019–2023 yang diperoleh melalui studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio efektivitas memiliki nilai rata-rata sebesar 97,38%, yang termasuk dalam kategori cukup efektif. Selanjutnya, rasio efisiensi memiliki rata-rata sebesar 86,81%, yang tergolong efisien. Sementara itu, rasio desentralisasi fiskal menunjukkan nilai rata-rata sebesar 11,34%, yang termasuk dalam kategori rendah. Adapun rasio ketergantungan keuangan daerah memiliki rata-rata sebesar 82,5%, yang dikategorikan sangat tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun pengelolaan keuangan daerah telah berjalan secara efisien dan cukup efektif, tingkat kemandirian fiskal masih tergolong rendah. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta optimalisasi potensi ekonomi lokal agar pemerintah daerah dapat memperkuat kemandirian fiskal dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
Copyrights © 2025