Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan dan manajemen keuangan terhadap keberlanjutan keuangan UMKM kuliner di Kabupaten Bangkalan, dengan adaptasi digital sebagai variabel mediasi. Pendekatan survei kuantitatif digunakan, melibatkan 100 pemilik UMKM yang dipilih menggunakan rumus Lemeshow. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan SEM-PLS untuk menilai pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel. Temuan menunjukkan bahwa literasi keuangan dan manajemen keuangan berpengaruh positif terhadap keberlanjutan keuangan. Literasi keuangan tidak berpengaruh terhadap adaptasi digital, sedangkan manajemen keuangan berpengaruh positif terhadap adaptasi digital. Selain itu, adaptasi digital tidak berpengaruh terhadap keberlanjutan keuangan dan oleh karena itu tidak dapat memediasi hubungan antara literasi keuangan maupun manajemen keuangan dengan keberlanjutan keuangan. Hasil ini menunjukkan bahwa keberlanjutan keuangan UMKM lebih didorong oleh kualitas literasi keuangan dan praktik manajemen keuangan daripada tingkat adaptasi digital mereka.
Copyrights © 2025