Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efisiensi biaya (BOPO), risiko kredit (NPL), dan kecukupan modal (CAR) terhadap profitabilitas perusahaan perbankan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BOPO dan NPL tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan CAR memiliki pengaruh signifikan dan positif. Temuan ini menegaskan bahwa stabilitas permodalan merupakan faktor utama yang menentukan kinerja profitabilitas perbankan BUMN, sementara efisiensi biaya dan risiko kredit tidak memiliki peran langsung dalam periode penelitian. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,856 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan 85,6% variasi profitabilitas, sedangkan sisanya 14,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar manajemen perbankan mengelola seluruh faktor terkait secara terpadu guna meningkatkan efektivitas strategi keuangan dan operasional. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat memperluas variabel, memperpanjang periode observasi, serta mempertimbangkan pendekatan metodologis dan faktor eksternal untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai determinan profitabilitas perbankan.
Copyrights © 2025