Latar Belakang: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kontribusi biaya farmasi terhadap total pengeluaran rumah sakit, serta munculnya permasalahan seperti keterlambatan distribusi, risiko kedaluwarsa obat, dan ketidaksesuaian stok di Instalasi Farmasi RS Samarinda Medika Citra. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi manajemen logistik pada instalasi farmasi serta merumuskan strategi perbaikan guna meningkatkan efisiensi operasional rumah sakit. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tujuh informan kunci, meliputi pimpinan manajemen, kepala unit dan staf farmasi, serta didukung oleh hasil pengamatan dan telaah dokumen terkait. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi logistik meliputi perencanaan, penganggaran, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, distribusi, pemeliharaan, penghapusan, dan pengendalian telah berjalan, namun masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sistem informasi, koordinasi antarunit yang belum optimal, dan pengendalian stok yang lemah. Strategi: Strategi perbaikan yang dirumuskan melalui pendekatan SWOT dan Business Model Canvas mencakup peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan SOP, digitalisasi sistem logistik, serta optimalisasi koordinasi lintas unit. Kesimpulan: Penerapan strategi berbasis SWOT dan Business Model Canvas dapat menjadi instrumen efektif untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi pemborosan, serta memperkuat profitabilitas rumah sakit.
Copyrights © 2025