PBJT atas Makanan dan/atau Minuman menjadi salah satu kontributor utama bagi pendapatan daerah di Kota Bekasi. Namun, realitas di lapangan menunjukan bahwa realisasi pendapatan Pajak atas Makanan dan/atau Minuman tidak mencapai target selama 7 (tujuh) tahun terakhir yang akan berpengaruh terhadap anggaran belanja untuk pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merumuskan strategi optimalisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas Makanan dan/atau Minuman di Kota Bekasi dengan menggunakan analisis SWOT. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode kualitatif melalui wawancara, serta analisis data sekunder untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kinerja pemungutan pajak daerah. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi optimalisasi PBJT dapat dicapai melalui penguatan digitalisasi sistem pajak, ekstensifikasi dan intensifikasi pemungutan, perluasan alat perekam transaksi elektronik, peningkatan akurasi sistem data dan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kemandirian fiskal, serta penegakan hukum secara bertahap. Penerapan strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak, mengurangi potensi kebocoran penerimaan, serta memperkuat kapasitas fiskal daerah untuk mendukung pembangunan Kota Bekasi yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025