Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat pemilihan saluran (channel selection intention) pada pembelian produk Make Over di Shopee dalam konteks persaingan e-commerce. Empat variabel diuji, yaitu loyalitas merek, keunggulan harga saluran, kepuasan, dan persepsi risiko. Metode kuantitatif digunakan melalui survei online terhadap 250 responden yang pernah membeli produk Make Over, dan data dianalisis menggunakan PLS-SEM. Validitas dan reliabilitas instrumen telah memenuhi kriteria standar (loading factor >0,70; AVE >0,50; composite reliability >0,80). Hasil penelitian menunjukkan bahwa loyalitas merek menjadi faktor paling kuat yang memengaruhi niat pemilihan saluran (β = 0,441, p < 0,001), diikuti oleh kepuasan (β = 0,217, p = 0,034) dan keunggulan harga saluran (β = 0,115, p = 0,048). Persepsi risiko justru memberikan pengaruh positif signifikan (β = 0,166, p = 0,011), mengindikasikan adanya heuristic terhadap autentisitas produk kosmetik dalam pembelian online. Studi ini berkontribusi pada pengembangan model prediktif perilaku konsumen di e-commerce serta menyoroti paradoks risiko dalam pembelian kosmetik daring, dengan implikasi strategis bagi produsen dan pelaku e-commerce.
Copyrights © 2026