Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko keuangan yang diproksikan oleh Non-Performing Loan (NPL), Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Net Interest Margin (NIM) terhadap kinerja keuangan perbankan yang diukur menggunakan Return on Assets (ROA) pada bank umum di Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan explanatory research dengan metode kuantitatif. Populasi penelitian mencakup seluruh bank umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 23 bank sebagai sampel penelitian. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan Random Effect Model, serta didukung oleh uji asumsi klasik, uji simultan (uji F), dan uji parsial (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan NPL, BOPO, LDR, dan NIM berpengaruh signifikan terhadap ROA. Secara parsial, masing-masing variabel risiko keuangan tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap ROA. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan risiko kredit, efisiensi operasional, likuiditas, dan kemampuan bank dalam menghasilkan pendapatan bunga bersih merupakan faktor kunci dalam meningkatkan profitabilitas perbankan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan literatur manajemen risiko perbankan serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen bank dan regulator dalam merumuskan kebijakan pengelolaan risiko keuangan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025